Langsung ke konten utama

Tanda Hati Yang Mati

     SETIAP insan dianugerahi hati, salah satu organ tubuh manusia yang sangat penting. Berbicara tentang hati, mari kita bedakan hati secara fisik dan hati secara makna (kiasan). Menurut Rasulullah, “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam hati ada segumpal daging yang kalau dia baik maka akan baik pula seluruh anggota tubuh, dan kalau dia rusak maka akan rusak pula seluruh anggota tubuh, ketahuilah di adalah hati,” (Muttafaqun alaih).


Hati yang rusak, tentu saja hati yang mati. Mendeteksi hati yang mati tidaklah sulit, berikut beberapa tandanya.

1.“Tarkush sholah” Berani meninggalkan sholat fardhu.

2. “Adzdzanbu bil farhi” Tenang tanpa merasa berdosa         padahal sedang melakukan dosa besar (QS al A’raf 3).

3. “Karhul Qur’an” Tidak mau membaca Al-Qur’an.

4. “Hubbul ma’asyi” Terus menerus ma’siyat.

5. “Asikhru” Sibuknya hanya mempergunjing dan buruk sangka, serta merasa dirinya selalu lebih suci.

6. “Ghodbul ulamai” Sangat benci dengan nasehat baik dan ulama.

7, “Qolbul hajari” Tidak ada rasa takut akan peringatan kematian,kuburan dan akhirat.

8. “Himmatuhul bathni” Gilanya pada dunia tanpa peduli halal haram yang penting kaya.

10. “Anaaniyyun” Tidak mau tau, “cuek” atau masa bodoh keadaan orang lain, bahkan pada keluarganya sendiri sekalipun menderita.

11. “Al intiqoom” Pendendam hebat.

12. “Albukhlu” Sangat pelit.

13. “Ghodhbaanun” Cepat marah karena keangkuhan dan dengki.

14. “Asysyirku” Syirik dan percaya sekali kepada dukun & prakteknya.


Semoga ALLAH menghiasi hati kita dengan keindahan iman dan kemuliaan akhlak.
Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IFAS dan EFAS

Analisis SWOT merupakan singkatan dari kekuatan ( strenght ), kelemahan ( waeknes ), peluang ( opportunity ), dan ancaman ( threat ), merupakan alat analisis yang mendasarkan kepada kemampuan melihat kekuatan baik internal maupun ekternal yang dimiliki perusahaan dibanding perusahaan pesaing.  Tujuannya adalah untuk: melakukan analisis situasi atau kondisi, sehingga dapat merumuskan strategi perusahaan dalam persaingannya di pasaran.   Analisis SWOT ini dilakukan dengan :  Menganalisis Faktor Strategis Internal dan Eksternal Membuat Matriks Faktor Strategi Internal (IFAS = Internal Strategic Factors Analysis Summary ) dan Matriks Faktor Strategis Eksternal (EFAS External Strategic Factors Analysis Summary ) Membuat Matrik Ruang ( Space Matriks ) Merumuskan Strategi Umum ( Grand Strategy ) Menyusun Keputusan Strategis Mengevaluasi dan Mengawasi Strategi   Menganalisis Faktor Strategis Internal dan Ekternal Langkah menganalisis faktor strategis i...

Masalah SARA di Indonesia (Kasus Kerusuhan di Sampang)

       A.     Latar Belakang Masalah   Indonesia adalah bangsa yang majemuk yang sarat dengan keberagaman, baik dalam segi etnik, budaya, agama, maupun suku. Keberagaman ini telah menjadi landasan dalam berkehidupan dan berkebangsaan yang membuat bangsa ini menjadi bangsa yang besar. Namun, keberagaman yang merupakan kekayaan bangsa jika tidak dikelola dengan baik dalam kehidupan dapat menjadi sumber konflik. Kemajemukan yang ada pada bangsa Indonesia, di satu pihak bila disikapi secara arif dan bijaksana merupakan modal dasar sumber daya manusia. Di lain pihak dapat pula menimbulkan kerawanan sosial. Kerusuhan - kerusuhan yang berbau SARA yang terjadi akhir-akhir ini merupakan suatu tragedi yang timbul karena adanya kemajemukan yang tidak disikapi secara arif, sehingga menimbulkan jarak sosial yang menjadi potensi konflik serta dapat menimbulkan disintegrasi sosial.        B.      L...

Jangan Mencela Hujan

Hujan turun sejak beberapa hari ini, jangan sampai kita mencela hujan karena menghalangi aktifitas'. Tahukah waktu hujan turun adalah saat mustajabnya do’a? Sangat disayangkan sebagian orang tatkala mendapatkan hujan turun, ada yang sampai gelisa apalagi jika turunnya hujan dirasa mengganggu aktifitasnya sehingga yang terjadi adalah keluhan  dan keluhan. Padahal jika kita me renung dan memahami hadits-hadits Nabi Muhammad salallahu alaihi wassalam, waktu hujan turun adalah saat mustajabnya do’a, do’a yang semakin mudah terkabulkan. Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, ”Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad salallahu alaihi wassalam bersabda: “Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan : 1. Bertemunya dua pasukan, 2. Menjelang shalat dilaksanakan, 3. Saat hujan turun". Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullaah Muhammad salallahu alaihi wassalam bersabda,  “Dua do’a...