Langsung ke konten utama

IFAS dan EFAS

Analisis SWOT merupakan singkatan dari kekuatan (strenght), kelemahan (waeknes), peluang (opportunity), dan ancaman (threat), merupakan alat analisis yang mendasarkan kepada kemampuan melihat kekuatan baik internal maupun ekternal yang dimiliki perusahaan dibanding perusahaan
pesaing. 
Tujuannya adalah untuk: melakukan analisis situasi atau kondisi, sehingga dapat merumuskan strategi perusahaan dalam persaingannya di pasaran.
 
Analisis SWOT ini dilakukan dengan : 
  1. Menganalisis Faktor Strategis Internal dan Eksternal
  2. Membuat Matriks Faktor Strategi Internal (IFAS = Internal Strategic Factors Analysis Summary) dan Matriks Faktor Strategis Eksternal (EFAS External Strategic Factors Analysis Summary)
  3. Membuat Matrik Ruang (Space Matriks)
  4. Merumuskan Strategi Umum (Grand Strategy)
  5. Menyusun Keputusan Strategis
  6. Mengevaluasi dan Mengawasi Strategi

 

Menganalisis Faktor Strategis Internal dan Ekternal

Langkah menganalisis faktor strategis internal dan ekternal
adalah sebagai berikut : 
  • Menginventarisir faktor internal yang mempengaruhi pencapaian goals/sasaran, visi, dan misi yang telah ditetapkan secara rinci (detail) dengan teknik brainstorming dan atau NGT/Non Group Tecnique. Kemudian mendiskusikan setiap faktor internal apakah termasuk kekuatan atau kelemahan dibandingkan dengan perusahaan lain, dengan cara poling pendapat.
 Kekuatan adalah kegiatan (proses) dan sumberdaya yang sudah baik. Kelemahan adalah kegiatan (proses) dan sumberdaya yang belum baik.
  • Menginventarisir faktor eksternal yang mempengaruhi pencapaian goals/sasaran, visi dan misi yang telah ditetapkan secara rinci (detail) dengan teknik brainstorming dan NGT/Non Group Tecnique. Kemudian mendiskusikan setiap faktor eksternal apakah termasuk peluang atau ancaman dibanding perusahaan lain, dengan cara poling pendapat.
    Peluang adalah faktor eksternal yang positif
    Ancaman adalah faktor eksternal yang negatif

Membuat Matriks Faktor Strategi Internal (IFAS = Internal Strategic Factors Analysis Summary) dan Matriks Faktor Strategis Eksternal (EFAS External Strategic Factors Analysis Summary)

Tujuannya adalah melihat berapa posisi tiap faktor yang telah termasuk kedalam kekuatan, kelemahan, peluang ataupun ancaman setelah dilakukan pembobotan, peratingan, dan penilaian.

 

Membuat Matrik Ruang (Space Matrix)

Tujuannya adalah menggambarkan posisi/kedudukan strategis perusahaan pada matriks ruang (space matrix). Dengan bantuan matrik ruang yang terdiri dari 4 ruang, sehingga akan terlihat pada posisi ruang atau kuadran mana perusahaan berada. 

      Kuadran 1
Kuadran ini merupakan posisi yang terbaik, karena lembaga berada pada daerah yang “kuat” dan “berpeluang”. Pada daerah ini, sangat memungkinkan bagi lembaga untuk melakukan pertumbuhan yang agresif karena memiliki peluang dan kekuatan yang dibutuhkan. Strategi yang harus ditetapkan pada posisi ini adalah kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strategy).
      Kuadran 2
Kuadran ini menghadapi peluang pasar yang sangat besar, tetapi dilain pihak menghadapi beberapa kendala kelemahan internal. Fokus strateginya adalah meminimalkan masalah-masalah internal lembaga sehingga dapat merebut peluang pasar yang lebih besar.
      Kuadran 3
Ini merupakan situasi yang sangat tidak menguntungkan, lembaga menghadapi berbagai ancaman eksternal dan kelemahan internal.
      Kuadran 4
Meskipun menghadapi berbagai ancaman, lembaga masih memiliki kekuatan dari segi internal. Strategi yang harus diterapkan adalah menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan cara
strategi diversifikasi (produk/pasar).


Merumuskan Strategi Umum (Grand Strategy)

Tujuannya merumuskan strategi umum (grand strategy), adalah mengembangkan perusahaan dengan memanfaatkan hasil Analisis SWOT kedalam suatu format dengan memilih 5-10 faktor utama tiap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. 

 

Membuat Keputusan Strategis 

Merumuskan keputusan strategi dengan menghubungkan antara baris faktor internal (S dan W) dan kolom faktor eksternal (O dan T). Pada pertemuan keduanya, melakukan analisis strategi yang mungkin dikembangkan dengan memanfaatkan keterkaitan keduanya. Untuk mempermudah analisis ini, perhatikan saran umum dalam mengembangkan strategi tersebut di bawah ini:

~ Strategi yang menghubungkan antara S dan O
Strategi dibuat berdasarkan jalan pikiran yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaat peluang yang sebesar-besarnya.


~ Strategi yang menghubungkan antara S dan T
Strategi yang dipilih adalah menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi ancaman yang dihadapi.


~ Strategi yang menghubungkan antara W dan O
Strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada.


~ Strategi yang menghubungkan antara W dan T
Strategi ini berdasarkan pada kegiatan yang bersifat defensif dan berusaha meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman.  



Mengevaluasi dan Mengawasi Strategi


Evaluasi dan pengawasan strategi merupakan tahap terakhir di dalam proses strategi. Pada dasarnya evaluasi strategi mencakup 3 hal, yaitu:
  • Mereview faktor internal dan eksternal yang menjadi dasar bagi strategi yang sedang berlangsung,
  • Mengukur kinerja yang telah dilakukan, dan
  • Mengambil berbagai tindakan perbaikan.

Evaluasi strategi sangat diperlukan sebab keberhasilan perusahaan dewasa ini tidak menjadi jaminan keberhasilan perusahaan di masa yang akan datang.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desain Produk Pada Regal Marine

1.       Bagaimana konsep siklus hidup produk diterapkan pada produk Regal Marine?  Produk-produk buatan Regal memiliki siklus hidup yang pendek yaitu 3 tahun, sehingga diperlukan aliran produk baru secara terus-menerus. Beberapa tahun lalu, produk barunya adalah perahu bermuatan 3 penumpang, Rush, seharga $11.000. Perahu ini kecil, tetapi bertenaga kuat dan mampu menarik seorang peski air. Kemudian diikuti oleh sebuah perahu sepanjang 20 kaki dengan penampilan dalam dan luar yang menarik yang mengandung sejumlah inovasi sehingga memenanglan penghargaan demi penghargaan dalam industri. Perahu baru lain adalah Commodore 4260 Express sepanjang 44 kaki yang dirancang ulang yang terdiri atas enam kamar tidur mewah. Dengan semua model dan inovasi ini, perancang Regal dan pegawai produksi berada di bawah tekanan untuk bereaksi dengan cepat. 2.       Stategi apa yang digunakan Regal untuk tetap bersaing?  Untuk dapat bersaing, Regal secara ter...

Studi Kelayakan Bisnis (SKB) Pendirian Bimbingan Belajar Sakamoto

BAB I Pendahuluan 1. Pengantar Perkembangan teknologi yang pesat sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan. Dengan berkembangnya teknologi ini mengakibatkan berkembangnya ilmu pengetahuan yang memiliki dampak positif maupun negatif. Dengan perkembangan teknologi ini pemerintah perlu meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan. Peningkatan itu dapat dilakukan dengan cara peningkatan sarana dan prasarana, peningkatan tenaga profesionalisme, tenaga pendidik, dan peningkatan mutu anak didik. Pembelajaran matematika selama ini belum berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep dan aturan-aturan matematika. Selama ini siswa cenderung menghafal konsep-konsep matematika, tanpa memahami maksud dan isinya. Dengan demikian pembelajaran matematika di sekolah merupakan masalah. Oleh karena itu, yang penting adalah bagaimana siswa memahami konsep-konsep matematika secara bulat dan utuh, sehingga jika diterapkan dalam menyelesaikan soal-soal matematika siswa tidak mengala...