Langsung ke konten utama

Keutamaan Menjaga Wudhu

Sebelumnya, kita telah membahas 3 Keutamaan Wudhu. Bahwa sebagaimana disabdakan Rasulullah dalam hadits-haditsnya, anggota wudhu akan bercahaya pada hari kiamat, seorang mukmin akan mendapatkan perhiasan di surga sesuai batas wudhunya, dan wudhu dapat menghapus dosa-dosa kecil yang dilakukan oleh mata dan wajah, tangan, serta kaki.

Kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan tentang keutamaan menjaga wudhu. Yang dari hadits-hadits shahih, setidaknya kita dapatkan 3 keutamaannya, sebagai berikut :

1. Orang yang menjaga wudhu dijaga keimanannya

اعْلَمُوا أَنَّ خَيْرَ أَعْمَالِكُمُ الصَّلاَةُ وَلاَ يُحَافِظُ عَلَى الْوُضُوءِ إِلاَّ مُؤْمِنٌ
“.. dan ketahuilah sebaik-baik amal kalian adalah shalat dan tidaklah menjaga wudhu melainkan orang-orang yang beriman.” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad; shahih)

2. Menjaga wudhu membuat Bilal dijamin masuk surga

أَنَّ النَّبِىَّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ لِبِلاَلٍ عِنْدَ صَلاَةِ الْفَجْرِ يَا بِلاَلُ حَدِّثْنِى بِأَرْجَى عَمَلٍ عَمِلْتَهُ فِى الإِسْلاَمِ ، فَإِنِّى سَمِعْتُ دَفَّ نَعْلَيْكَ بَيْنَ يَدَىَّ فِى الْجَنَّةِ . قَالَ مَا عَمِلْتُ عَمَلاً أَرْجَى عِنْدِى أَنِّى لَمْ أَتَطَهَّرْ طُهُورًا فِى سَاعَةِ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ إِلاَّ صَلَّيْتُ بِذَلِكَ الطُّهُورِ مَا كُتِبَ لِى أَنْ أُصَلِّىَ
Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada Bilal radhiyallahu 'anhu ketika shalat Fajar (Shubuh): "Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amal yang paling utama yang sudah kamu amalkan dalam Islam, sebab aku mendengar di hadapanku suara sandalmu dalam surga". Bilal berkata; "Tidak ada amal yang utama yang aku sudah amalkan kecuali bahwa jika aku bersuci (berwudhu') pada suatu kesempatan malam ataupun siang melainkan aku selalu shalat dengan wudhu' tersebut di samping shalat wajib". (HR. Bukhari)

3. Menghapus dosa, meninggikan derajat, dinilai ribath

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ أَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ. قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ وَانْتِظَارُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الصَّلاَةِ فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Maukah kalian untuk aku tunjukkan atas sesuatu yang dengannya Allah menghapus kesalahan-kesalahan dan mengangkat derajat?" Mereka (para sahabat) menjawab, "Tentu, wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Menyempurnakan wudhu pada kondisi yang susah (seperti keadaan yang sangat dingin), banyak berjalan ke masjid, dan menunggu shalat berikutnya setelah shalat. Maka itulah ribath." (HR. Muslim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IFAS dan EFAS

Analisis SWOT merupakan singkatan dari kekuatan ( strenght ), kelemahan ( waeknes ), peluang ( opportunity ), dan ancaman ( threat ), merupakan alat analisis yang mendasarkan kepada kemampuan melihat kekuatan baik internal maupun ekternal yang dimiliki perusahaan dibanding perusahaan pesaing.  Tujuannya adalah untuk: melakukan analisis situasi atau kondisi, sehingga dapat merumuskan strategi perusahaan dalam persaingannya di pasaran.   Analisis SWOT ini dilakukan dengan :  Menganalisis Faktor Strategis Internal dan Eksternal Membuat Matriks Faktor Strategi Internal (IFAS = Internal Strategic Factors Analysis Summary ) dan Matriks Faktor Strategis Eksternal (EFAS External Strategic Factors Analysis Summary ) Membuat Matrik Ruang ( Space Matriks ) Merumuskan Strategi Umum ( Grand Strategy ) Menyusun Keputusan Strategis Mengevaluasi dan Mengawasi Strategi   Menganalisis Faktor Strategis Internal dan Ekternal Langkah menganalisis faktor strategis i...

Masalah SARA di Indonesia (Kasus Kerusuhan di Sampang)

       A.     Latar Belakang Masalah   Indonesia adalah bangsa yang majemuk yang sarat dengan keberagaman, baik dalam segi etnik, budaya, agama, maupun suku. Keberagaman ini telah menjadi landasan dalam berkehidupan dan berkebangsaan yang membuat bangsa ini menjadi bangsa yang besar. Namun, keberagaman yang merupakan kekayaan bangsa jika tidak dikelola dengan baik dalam kehidupan dapat menjadi sumber konflik. Kemajemukan yang ada pada bangsa Indonesia, di satu pihak bila disikapi secara arif dan bijaksana merupakan modal dasar sumber daya manusia. Di lain pihak dapat pula menimbulkan kerawanan sosial. Kerusuhan - kerusuhan yang berbau SARA yang terjadi akhir-akhir ini merupakan suatu tragedi yang timbul karena adanya kemajemukan yang tidak disikapi secara arif, sehingga menimbulkan jarak sosial yang menjadi potensi konflik serta dapat menimbulkan disintegrasi sosial.        B.      L...

Jangan Mencela Hujan

Hujan turun sejak beberapa hari ini, jangan sampai kita mencela hujan karena menghalangi aktifitas'. Tahukah waktu hujan turun adalah saat mustajabnya do’a? Sangat disayangkan sebagian orang tatkala mendapatkan hujan turun, ada yang sampai gelisa apalagi jika turunnya hujan dirasa mengganggu aktifitasnya sehingga yang terjadi adalah keluhan  dan keluhan. Padahal jika kita me renung dan memahami hadits-hadits Nabi Muhammad salallahu alaihi wassalam, waktu hujan turun adalah saat mustajabnya do’a, do’a yang semakin mudah terkabulkan. Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, ”Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad salallahu alaihi wassalam bersabda: “Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan : 1. Bertemunya dua pasukan, 2. Menjelang shalat dilaksanakan, 3. Saat hujan turun". Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullaah Muhammad salallahu alaihi wassalam bersabda,  “Dua do’a...